CARA MENANAM TERONG

Syarat Tumbuh

Terong lebih banyak diusahakan di dataran rendah dengan ketinggian tempat 1-1200 m
dpl. Tanah yang pH-nya 5-6, sangat ideal untuk tanaman ini dan lebih menyukai tanah yangsubur dan tidak tergenang air.

Jenis yang Dianjurkan

Beberapa jenis terong yang dianjurkan antara lain : terong kopek, terong craigi, terong bogor
atau terong kelapa, terong gelatik dan terong medan.
Terong diperbanyak dengan bui. Biji diambil dari buah yang sudah tua dan dipilih dari
pohon yang baik. Umumnya benih didapat dengan membiarkan buah hingga tua dan masak
di pohon. Kebutuhan benih terong per hektar adalah 1 50 -500 g.

Penanaman dan Pemeliharaan

Sebelum ditanam benih dibibitkan di persemaian (Tahaptahap pesemaian secara
lengkap dapat dilihat pada Sub Bab Cabai atau Tomat). Cangkullah tanah persemaian agar
gembur. Tambahkan pasir dan pupuk kandang. Taburkan bibit secara merata. Setelah
berumur 1,5 bulan tanaman sudah berdaun 4 helai, tanaman siap untuk dipindahkan ke lahan.
Tanah yang hendak ditanami dibuat menjadi bedengan-bedengan. Lebar bedengan
antara 12G.140 cm. Panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan. Sela-sela bedengan
diberi parit kecil selebar 20-30 cm.
Buat lubang tanam dengan jarak tanam 70 x 80 cm. Dua minggu sebelum tanam
tambahkan 0,5 kg pupuk kandang per lubang tanaman. Setelah itu bibit ditanam. Saat yang tepat untuk melakukan penanaman terong ialah awal musim kemarau, sekitar Maret-April atau saat musim hujan di bulan Ohober-November.
Pendangiran atau penggemburan tanah dilakukan agar tanah tak terlalu padat bagi akar
tanaman. Pemberian air perlu dilakukan disaat siraman hujan tak bisa diandalkan. Bila hujan terlalu deras dan lahan sampai tergenang, bukalah parit pengairan. Buang kelebihan air karena tanaman terong tidak tahan genangan.

Komentar

Postingan Populer