CARA MENANAM KANGKUNG
Syarat Tumbuh
Daerah perairan tawar seperti sungai kecil, danau, aliran air, kolam, ataupun sawah dapat dIjadikan lahan kangkung, tetapi sebaiknya kangkung tldak ditanam di perairan yang sudah tercemar. Kangkung yang ditanam di tempat tersebut akan menyerap zat-zal beracun yang terdapat didalamnya. Toleransi dengan tanah kering didapat pada jenis kangkung darat yang bisa dibiakkan di tanah atau bedengan.
Varietas yang Dianjurkan
Kangkung yang banyak dimanfaatkan saat ini terdiri dari dua
jenis yaitu kangkung air dan kangkung darat. Untuk kangkung darat varietas sutra sangat
baik dikembangbiakkan, karena disamping produksinya tinggi, kangkung sutera ini tahan
terhadap serangan penyakit daun.
Benih dan Bibit
Kangkung air diperbanyak dengan stek batang. Potonglah
batang yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Panjang stek 20-25 cm. Untuk luasan
tanah 1 mz dibutuhkan 16 batang stek. Kangkung darat diperbanyak dengan biji. Benih yang
dibutuhkan untuk penanaman adalah 10 kg/ha. Biji dari kangkung darat diperoleh dengan
membiarkan tanaman hinggaberbunga.
Penanaman
Kangkung darat sebaiknya ditanam pada musim penghujan. lni
disebabkan oleh kebutuhan airnya yang tinggi, apalagi jika kangkung ini ditanam di
lahan yang kering. Kangkung air sebaiknya ditanam pada musim kemarau. Pada saat itu air
lahan agak berkurang airnya sehingga memudahkan penanaman maupun pemanenan.
Tanah yang hendak ditanami kangkung darat diolah terlebih dahulu
dengan mencangkul sedalam 30 cm.
Kemudian ditambahkan pupuk kandang. Lalu
dibuat bedengan-bedengan dengan lebar 100 cm dan panjangnya disesuaikan dengan
kondisi lahan.
Jarak antar bedengan sekitar 30 cm.
Tugallah bedengan dengan jarak
20 x 10 cm.
Masukkan 2-3 biji kangkung dalam setiap lubang.
Lahan berair yang hendak ditanami kangkung air tak perlu
pengolahan intensif.
Pemberian pupuk kandang juga tak diperlukan.
Cukup dibuangi
tanaman air yang tumbuh dan jika air yang masuk terlalu banyak harus dikurangi.
Letakkan potongan stek batang kangkung dengan jarak25 x 25 cm atau 30 x 30 cm.
Pemeliharaan
Kangkung air tidak terlalu menuntut perawatan dibandingkan
dengan kangkung darat. Yang perlu dilakukan hanyalah pencabutan tanaman air yang
mengganggu pertumbuhan kangkung. Pada kangkung darat penyiraman harus diperhatikan.
Bila lahan kekurangan air hujan maka kita harus melakukan penyiraman. Apabila sumber
air memungkinkan, sebaiknya lahan digenangi air selama beberapa waktu. Hal ini baik
untuk peningkatan produksi. Selain itu juga harus dilakukan penyiangan rumput yang mengganggu
tanaman.



Komentar
Posting Komentar