CARA MENANAM SAWI

Syarat Tumbuh

Tanaman sawi memerlukan udara yang sejuk atau dingin, maka biasanya ditanam di dataran tinggi. Untuk di dataran yang letaknya tidak begitu tinggi sawi sebaiknya ditanam pada saat awal musim kemarau/akhir musim hujan, karena pada siat itu biasanyaiemperatur pada waktu pagi, sore atau malam hari akan menjadi letiih Oingin dan diusahakan airnya cukup.tersedia untuk penyiraman. 

Penanaman pada musim hujan biasanya mudah terserang penyakit. Untuk mendapatkan hasil yang baik, tinaman sawi ditanam padi temperatur 25 - 20 ˚C. Tanah yang cocok untuk tanaman sawi adahh tanah yang gembur dan kaya bahan organik. selain itu tanah harus memiliki drainase yang baik dengan nilai pH 7.

Jenis Sawi

Jenis sawi yang banyak ditanam terutama sawi hijau (sawi pahit), sawi putih (sawi granat) dan sawi ladang (sawi granat).

Benih

Perbanyakan tanaman sawi dilakukan dengan biji. Biji sawi diperoleh dari tianaman yang dibiarkan hingga berkembang dan akhimyalua, berbuah dan menghasitkan biji. Kebutuha; biji sawi per hektar 700 g.

Penanaman

Pada akhir musim hujan merupakan pilihan yang tepat untuk bertanam sawi. Tanah yang sudah diolah dengan pencangkulan 2 kali hingga gembur dibuat menjadi bedengan-bedengan, kemudian tambahkan pupuk kandang. Tinggi bedengan sekitar 10-20 cm, lebar bedengan 1 - 1,5 m dan panjangnya disesuaikan dengan luas lahan. Jarak antarbedengan sekitar 35 cm.

Sebelum ditanam biji sawi harus disemaikan dahulu. Benih dicampur dengan sedikit pasir dan ditaburkan ke persemaian. Bibit yang sudah berdaun 4 helai dapat dipindahkan ke lahan. Biasanya sekitar 3-4 minggu setelah semai. Benih yang sudah layak pindah, langsung ditanam. Angkat bibit dengan tidak merusak akamya, kemudian ditanam dengan jarak tanam 30 x 40 crn. Usahakan agar akar tunggang letaknya lurus, tidak bengkok dan akar serabut tersebar. Penanaman ini dilakukan pada sore hari. Siramlah lalu berikan mulsa penutup (dengan gedebog atau daun kelapa dll), hal ini untuk mengurangi sengatan matahari.

Pemeliharaan

Tindakan pemeliharaan antara lain penyiraman, penyulaman, penyiangan dan pemupukan. Penyiraman dilakukan sejak dari persemaian hingga di lahan. Setelah tanaman tumbuh, perlu dilakukan penyulaman bila temyata ada tanaman yang mati. Rumput-rumput yang tumbuh dan menggangu tanaman sawi dicabut dan dimusnahkan. Sebaiknya menggunakan kored sehingga dapat sekaligus menggemburkan tanah.

Pemupukan terbaik dilakukan 3 kali. Sawi membutuhkan pupuk yang banyak mengandung nitrogen, banyak terdapat pada pupuk kandang dan Urea. Jenis dan jumlah pupuk yang diberikan untuk t hektar lahan adalah pupuk kandang (10-15 ton), Urea (60 kg), TSP (20 kg) dan KCI (20 kg).

Pemupukan pertama dilakukan pada waktu persiapan tanam, jenis pupuk yang diberikan adalah campuran seluruh pupuk kandang dan TSP. Pemupukan kedua dilakukan pada umur 1 minggu, pupuk yang diberikan adalah Urea dengan dosis 3 grftanaman. Pemupukan ketiga dilakukan pada umur 2-3 minggu yaitu berupa pupuk campuran Urea dan KCI dosis * 5 gr/pohon.


Komentar

Postingan Populer